Kombinasi Andal untuk Atasi Bekas Jerawat Membandel

Udah coba skincare, serum, masker, eksfoliasi — atasi bekas jerawat yang tetap aja nggak hilang?
Kamu nggak sendiri. Banyak orang yang merasa frustrasi dengan kondisi ini. Sudah keluar biaya besar untuk skincare mahal, tapi bopeng di pipi masih terlihat jelas.

Faktanya, bekas jerawat dalam bentuk scar atau bopeng bukanlah masalah yang bisa diatasi hanya dengan skincare biasa.
Kalau sudah menyangkut jaringan parut di bawah permukaan kulit, maka perawatan yang kamu butuhkan bukan lagi sekadar krim pemudar bekas jerawat, tapi treatment medis yang bekerja dari dalam kulit.

Kombinasi Andal untuk Atasi Bekas Jerawat Membandel

Dan di sinilah dua perawatan andalan — PRP (Platelet Rich Plasma) dan Subcision — jadi kombinasi favorit banyak pasien di TM Estetik untuk mengatasi bekas jerawat yang membandel.

 Memahami Masalah Bekas Jerawat

Sebelum bahas perawatannya, kita perlu tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi pada kulit setelah jerawat sembuh.

Saat jerawat meradang, jaringan kulit di bawahnya bisa rusak. Tubuh akan mencoba memperbaikinya, tapi kadang pembentukan kolagen tidak merata.
Akibatnya, ada bagian kulit yang “tertarik ke bawah” oleh jaringan parut (fibrosis), sehingga tampak seperti bopeng atau lekukan di kulit.

Jenis-jenis bekas jerawat ini antara lain:

  • Rolling scars – permukaan kulit bergelombang halus
  • Boxcar scars – bekas berbentuk cekungan lebar dengan tepi jelas
  • Ice pick scars – bekas kecil tapi dalam, seperti tusukan jarum

Jenis-jenis scar ini tidak bisa hilang hanya dengan skincare topikal, karena kerusakannya sudah sampai ke lapisan dermis. Maka dibutuhkan tindakan medis untuk memperbaikinya — di sinilah Subcision dan PRP bekerja efektif.

 Apa Itu Subcision?

Subcision adalah tindakan medis untuk memutus jaringan parut yang menahan kulit ke bawah.
Dengan menggunakan jarum halus khusus, dokter akan menggeser jarum di bawah kulit untuk melepaskan jaringan yang menyebabkan lekukan.
Begitu jaringan ini terlepas, kulit akan naik kembali, membuat permukaannya tampak lebih rata.

Proses ini juga merangsang terbentuknya kolagen baru di area yang ditusuk, membantu kulit menjadi lebih halus seiring waktu.

Pasien biasanya akan merasakan sensasi “tekan” atau sedikit “cekit-cekit”, tapi tidak perlu khawatir — karena sebelum tindakan, area wajah akan dioleskan krim anestesi untuk mengurangi rasa nyeri.
Setelahnya mungkin ada sedikit bengkak atau lebam ringan, tapi ini normal dan akan hilang dalam beberapa hari.

Subcision sangat efektif untuk mengatasi rolling scars dan boxcar scars, terutama yang cukup dalam.

 Apa Itu PRP (Platelet Rich Plasma)?

PRP adalah singkatan dari Platelet Rich Plasma, yaitu perawatan yang memanfaatkan plasma dari darah kamu sendiri.
Darah diambil sedikit, kemudian diproses menggunakan alat sentrifus untuk memisahkan komponen darah. Hasilnya, didapatkan cairan plasma yang kaya trombosit dan faktor pertumbuhan alami.

Nah, plasma inilah yang kemudian disuntikkan kembali ke kulit.
Trombosit dalam plasma mengandung growth factor yang berfungsi untuk:

  • Merangsang regenerasi sel kulit
  • Meningkatkan produksi kolagen dan elastin
  • Mempercepat penyembuhan luka
  • Membuat kulit tampak lebih kenyal dan halus

Karena berasal dari darah pasien sendiri, PRP sangat aman dan tidak menimbulkan alergi.
Tak heran, PRP sering disebut sebagai “vitamin alami dari tubuh untuk kulitmu sendiri.”

Kenapa PRP dan Subcision Sering Dikombinasikan?

Banyak pasien di TM Estetik yang datang dengan pertanyaan:
“Dok, PRP sama Subcision itu beda ya? Bisa digabung gak?”

Jawabannya: Bisa, bahkan sangat direkomendasikan.

Subcision bekerja secara mekanis — memutus jaringan parut dan memperbaiki struktur kulit.
Sementara PRP bekerja secara biologis — mempercepat regenerasi jaringan dan meningkatkan kolagen.

Jadi, ketika Subcision membuka jalan dengan melepaskan jaringan parut, PRP masuk membantu memperbaiki kulit dari dalam dan menstimulasi proses penyembuhan agar hasilnya lebih optimal.

Kombinasi ini terbukti memberikan hasil yang lebih cepat, efektif, dan alami dibandingkan jika hanya melakukan salah satu perawatan saja.

 Apakah Sakit dan Aman?

Pertanyaan ini paling sering muncul sebelum treatment dilakukan.
Tenang, semua tindakan dilakukan oleh dokter berpengalaman dan bersertifikat di TM Estetik dengan protokol keamanan medis yang ketat.

Sebelum tindakan dimulai, wajah pasien akan dioleskan krim anestesi selama 30–45 menit agar kulit mati rasa.
Selama tindakan berlangsung, pasien hanya akan merasakan sedikit tekanan atau sensasi tusukan ringan.

Setelah selesai, biasanya akan muncul sedikit kemerahan atau bengkak yang merupakan respon normal kulit terhadap proses penyembuhan.
Dalam 1–3 hari, kulit biasanya sudah kembali normal, dan pasien bisa langsung beraktivitas seperti biasa.

Perawatan ini tergolong minim downtime, tapi memberikan efek signifikan terutama jika dilakukan dalam beberapa sesi.

 Hasil yang Bisa Diharapkan

Setiap individu punya kondisi kulit yang berbeda, tapi pada umumnya hasil yang dirasakan setelah kombinasi PRP + Subcision antara lain:

  1. Tekstur kulit jadi lebih halus dan rata
  2. Bopeng atau bekas jerawat tampak menipis
  3. Kulit terasa lebih kenyal dan lembap alami
  4. Warna kulit tampak lebih cerah dan segar

Hasil maksimal biasanya terlihat setelah 3–4 kali sesi treatment dengan jeda antar sesi 4–6 minggu, tergantung tingkat keparahan bekas jerawat.
Selain itu, dokter juga bisa menyarankan kombinasi lanjutan seperti laser fractional atau microneedling RF untuk mempercepat hasil perbaikan.

 Kisah Pasien: “Akhirnya Bisa Percaya Diri Lagi!”

Banyak pasien yang awalnya ragu, terutama karena takut jarum atau khawatir hasilnya tidak sesuai harapan.
Namun setelah mencoba PRP + Subcision, sebagian besar justru mengaku puas dengan perubahan yang mereka rasakan.

“Awalnya takut banget,” cerita salah satu pasien TM Estetik. “Tapi ternyata gak seseram yang dibayangkan. Habis treatment cuma merah dikit, besoknya udah bisa kerja lagi. Sekarang bekas jerawatku udah jauh mendingan!”

Perubahan kecil di kulit bisa membawa perubahan besar pada kepercayaan diri.
Itulah alasan kenapa perawatan bekas jerawat bukan hanya soal estetika, tapi juga soal healing diri sendiri.

 Tips Setelah Treatment PRP + Subcision

Agar hasil treatment maksimal, pasien disarankan untuk:

  • Menghindari paparan sinar matahari langsung selama 2–3 hari pertama
  • Tidak menggunakan makeup berat atau skincare berbahan aktif (AHA/BHA/retinol) sementara waktu
  • Rajin menggunakan sunscreen dan pelembap ringan
  • Minum air putih yang cukup untuk membantu proses regenerasi kulit

Dokter TM Estetik juga akan memberikan panduan perawatan pasca tindakan secara detail sesuai kondisi kulit masing-masing.

Kesimpulan: Saatnya Move On dari Bekas Jerawat!

Bekas jerawat bukan akhir dari perjalanan kulitmu.
Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa memulihkan kondisi kulit dan tampil lebih percaya diri.

Kombinasi PRP + Subcision adalah solusi efektif yang bekerja dari dalam — memperbaiki jaringan kulit, menumbuhkan kolagen baru, dan mengembalikan tekstur halus alami.

Jadi, kalau kamu sudah lelah mencoba berbagai skincare tanpa hasil, saatnya beralih ke solusi medis profesional yang terbukti aman dan efektif.

✨ Dari kamu, untuk kamu — kulit sehat dan mulus bukan lagi mimpi, tapi kenyataan yang bisa kamu capai bersama TM Estetik.

Yuk, Konsultasi Sekarang di TM Estetik!

Tim dokter profesional kami siap bantu menilai kondisi kulitmu dan menentukan treatment yang paling sesuai.
💬 DM kami untuk jadwal konsultasi atau kunjungi langsung cabang TM Estetik terdekat.
Karena #KulitCantikAlami dimulai dari perawatan yang tepat 💛

 

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Klinik kami

dan Hadirkan Pesona Sempurna

1